SEMARANG – Sebuah pusat olahraga modern berskala internasional kini hadir di jantung Kota Semarang. Unity Sports Center dan Unity Tennis Academy resmi dibuka medio April 2025 di Jalan Sisingamangaraja, Candisari. Pusat olahraga ini merupakan inisiatif Irwan Hidayat, Komisaris PT Tiara Bukit Kencana sekaligus tokoh penting di balik suksesnya PT Sido Muncul, bersama adiknya Johan Hidayat dan iparnya, Sigit Hartoyo.
Dalam acara peresmian yang berlangsung meriah, tampak hadir Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin, serta beberapa tokoh ternama, termasuk influencer dan jurnalis Andy F. Noya. Hadir pula adik Irwan, David Hidayat, beserta keluarga besar Hidayat.
Visi Besar Melalui Tenis
Irwan Hidayat menyampaikan bahwa kehadiran Unity Sports Center bukan hanya menjawab kebutuhan akan fasilitas olahraga modern, tetapi juga menjadi manifestasi dari mimpi besarnya terhadap dunia tenis Indonesia. Ia yang telah bermain tenis sejak usia 26 tahun, menilai bahwa pembinaan yang tepat dapat melahirkan atlet-atlet kelas dunia.
“Saya ingin Unity Tennis Academy menjadi tempat lahirnya petenis-petenis unggulan asal Indonesia. Di sini, kami tidak hanya menyediakan fasilitas berkelas, tapi juga pelatih-pelatih lokal yang kompeten. Saya percaya pelatih Indonesia tak kalah dari pelatih asing, asal punya semangat untuk membimbing anak didiknya menjadi juara,” tegas Irwan.
Fasilitas Berstandar Internasional
Dengan luas lahan mencapai 2,2 hektar, Unity Sports Center dilengkapi berbagai fasilitas olahraga dan hiburan. Terdapat lapangan tenis, lapangan padel, badminton, kolam renang berkapasitas 1.200 orang, serta clubhouse yang nyaman. Tak hanya itu, tersedia pula area retail, resto tematik bernuansa China Town dan Kota Lama Semarang, freshmart, playground, salon, serta area parkir yang luas.
Desain arsitekturnya pun ditata secara artistik untuk menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan. “Kami ingin Unity menjadi tempat yang membuat pengunjung merasa bahagia, baik saat berolahraga maupun bersantai,” kata Irwan, yang juga dikenal sebagai penggemar petenis Prancis, Alizé Lim.
Dukungan Pemkot Semarang
Wali Kota Agustina Wilujeng menyambut hangat kehadiran Unity Sports Center dan menyebutnya sebagai angin segar bagi perkembangan ekosistem olahraga dan ekonomi di Kota Semarang.
“Unity bukan hanya menambah jumlah fasilitas olahraga, tapi juga memberikan ruang baru untuk pembinaan atlet muda. Tenis Akademi di sini bisa menjadi pencetak petenis berprestasi, bahkan tidak mustahil suatu hari bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia,” ujarnya optimis.
Ia pun berharap Unity bisa menjadi magnet bagi event-event olahraga berskala nasional maupun internasional di masa depan. “Tidak melulu Jakarta. Semarang juga harus bisa jadi pusat perhatian dunia olahraga.”
Lebih dari Sekadar Olahraga
Unity Sports Center tidak hanya fokus pada aspek prestasi olahraga. Irwan Hidayat menekankan pentingnya dampak sosial dan ekonomi dari kehadiran fasilitas ini. Menurutnya, olahraga bisa menjadi jembatan menuju kehidupan yang lebih sehat, ajang persahabatan, hingga menjadi profesi masa depan.
“Tenis itu bukan hanya soal menang. Ini soal kesehatan, jaringan sosial, peluang kerja, dan bahkan bisa menjadi sumber penghidupan. Kami ingin Unity Sports Center menjadi ekosistem yang mendukung semua itu,” tutup Irwan.
Dengan visi besar, fasilitas lengkap, dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Unity Sports Center dan Tennis Academy berpotensi besar menjadi tonggak baru dalam sejarah olahraga Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Semarang sebagai kota yang berdaya saing tinggi di bidang olahraga dan ekonomi kreatif.



