PT Red Ribbon Indonesia dengan merek dagangnya yang familiar di telinga konsumen, yakni Nic’s Food mengumumkan logo dan kemasan baru yang eye catching dan didominasi warna merah putih untuk lima produk unggulan di Kantor PT Red Ribbon, Muara Baru Ujung, PPPS, Penjaringan, Jakarta, Sabtu (31/5/2025)
Dengan momentum launching logo dan packaging anyar merek perusahaan manufaktur makanan olahan beku berbasis boga bahari berkualitas ini, menjadi penanda penting dalam transformasi bisnis perseroan, kini mulai merambah ke pasar Business to Consumer (B2C) dan akan menjadi pilihan pintar para Ibu bijak.
Sebelum memasuki business to consumer, Nic’s Food telah menekuni
segmen Business to Business (B2B) selama empat dekade.
Dalam peluncuran ini, Darmadi Marpauli selaku CEO PT Red Ribbon Indonesia menyatakan langkah ekspansi ke pasar B2C merupakan bagian dari strategi untuk lebih mendekatkan produk dengan konsumen rumah tangga di Indonesia.
“Kini strategi B2C lebih mengarah pada kedekatan emosional dengan konsumen rumah tangga. Hal ini pun tercermin dari desain kemasan yang lebih menarik secara visual dan produk yang mudah diolah di rumah,” ujar Darmadi kepada media usai peluncuran logo dan packaging dari brands Nic’s Food ini i pusat produksi Nic’s Food, Komplek Pelabuhan Perikanan Samudera, Jakarta.
Darmadi menjelaskan, di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompetitif, konsumen semakin mencari produk yang sehat, praktis, bergizi, dan terjangkau.
Untuk itu, kata dia, Nic’s Food melihat kesempatan ini sebagai peluang untuk menghadirkan pilihan menu berkualitas premium bagi keluarga Indonesia.
Darmadi mengungkapkan, Nic’s food ingin tampil lebih segar, modern, sekaligus tetap membawa jaminan kualitas yang selama ini sudah dipercaya pasar profesional, dengan segmen pasar menengah ke atas.
“Untuk logo baru, Nic’s food dirancang dengan pendekatan desain minimalis dan modern, yang mencerminkan nilai-nilai kepercayaan, kualitas, dan kelezatan. Kemasan terbaru pun tampil lebih menarik dengan visual produk yang menggugah selera dengan informasi produk yang jelas dan terbuka kepada konsumen sehingga mudah dikenali dan gampang diperoleh di rak-rak atau freezer di supermarket modern dan dipilih oleh masyarakat di pasar ritel,” jelasnya.
Lima produk yang diperkenalkan dengan tampilan baru tersebut adalah Ebi Furai, Calamari Katsu, Chicken Katsu, Fish Stick Katsu, dan Shrimp Butterfly.
Seluruh produk ini diolah dari bahan-bahan boga bahari pilihan dengan kualitas premium, halal, dan diproses di fasilitas produksi yang telah memenuhi standar keamanan pangan level tinggi sesuai regulasi nasional maupun internasional.
Berani Ambil Risiko Tak Populis
Darmadi kemudian bercerita bahwa di tengah kondisi perekonomian nasional yang cukup menantang, ketika banyak perusahaan manufaktur harus melakukan pengurangan karyawan dan bahkan menutup usaha, justru pihaknya dengan gagah berani mengambil risiko tak populis dengan meluncurkan produk-produk Nic’s Food ini.
“Sejatinya yang kami lakukan adalah memanfaatkan momentum ini untuk memperluas lini retail-nya. Tantangan utama adalah menyesuaikan diri dengan perubahan preferensi konsumen rumah tangga dan ketatnya persaingan produk pangan siap saji di pasar ritel. Namun, dengan pengalaman panjang, fasilitas produksi bersertifikasi, dan standar kualitas ekspor, Nic’s Food optimis mampu bersaing dan menjawab kebutuhan keluarga Indonesia,” urainya.
Produk-produk Nic’s food hadir menawarkan keunggulan rasa yang lezat, harga yang bersaing di kelasnya, dan menggunakan bahan-bahan pilihan yang diproses dengan standar pembuatan produk yang baik, serta telah bersertifikat halal.
Selain itu, seluruh produk Nic’s food juga memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku di Indonesia maupun standar ekspor di berbagai negara tujuan.
Selama ini, produk-produk Nic’s Food telah dikenal luas di kalangan pelaku industri Horeca atau hotel, restaurant, dan cafe serta telah berhasil menembus pasar ekspor ke berbagai negara, di antaranya Belgia, Jepang, Prancis, Singapura, Malaysia, dan Amerika Serikat.
Ikutsertakan UMKM Pangan
Darmadi optimistis, langkah ekspansi ke pasar B2C ini akan menjadi tonggak baru bagi pertumbuhan perusahaan ke depan yang lebih prospektif.
Dengan pengalaman panjang puluhan tahun di industri makanan olahan beku, kualitas produk yang sudah teruji di pasar internasional, serta komitmen untuk menghadirkan produk boga bahari premium dengan harga terjangkau, Nic’s food siap hadir sebagai pilihan menu lezat, praktis, dan bergizi bagi keluarga Indonesia.
Darmadi mengungkapkan respon positif internal perusahaan dan eksternal mitra bisnis sangat positif dengan peluncuran logo baru ini yang akan membawa semangat baru di lingkungan kerja dan kesejahteraan bagi pekerja maupun hubungan bisnis yang semakin memberikan cuan tinggi.
“Dalam filosofi bisnis kami pun selain kita cari cuan, tumbuh, berkembang, maju dan sejahtera, juga melibatkan ekosistem pendukung perusahaan yakni mengikutsertakan hasil tangkapan nelayan atau perikanan rakyat serta peternak ayam sebagai mitra UMKM sesuai dengan standar pangan yang telah ditetapkan regulator dan kebijakan perseroan,” terang Darmadi yang perusahaannya juga menjadi Anggota Asosiasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) ini.
Bahkan, menurut dia, perubahan ini memunculkan esprit de corps atau semangat dan rasa bangga bersama yang ada di antara para pimpinan dan karyawan untuk menggugah antusiasme, pengabdian, serta penghargaan yang kuat terhadap kehormatan bekerja di PT Red Ribbon Indonesia karena menunjukkan arah pertumbuhan yang jelas dan masa depan perusahaan yang menjanjikan.
Darmadi Marpauli berharap ke depannya, Nic’s Food menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk produk olahan laut yang praktis, enak, dan bergizi.
“Dengan tetap mempertahankan kualitas ekspor dan memperluas jangkauan ke rumah tangga, Nic’s Food ingin terus tumbuh dan memberi dampak positif bagi keluarga Indonesia,” tuturnya.
Darmadi menambahkan kenapa seafood dipilih menjadi lini bisnis perusahaan karena merupakan bahan makanan yang kaya gizi, digemari banyak orang serta mencerminkan kekuatan utama Red Ribbon sejak awal berdiri.
Selain itu, seafood yang diolah Nic’s Food memiliki kualitas premium dan sudah terbukti mampu bersaing di pasar internasional.
“Tentu saja dengan tetap mempertahankan kualitas ekspor dan memperluas jangkauan ke rumah tangga, Nic’s Food ingin terus tumbuh dan memberi dampak positif bagi keluarga Indonesia,” tandasnya
Seafood dipilih karena merupakan bahan makanan yang kaya gizi, digemari banyak orang, dan mencerminkan kekuatan utama perusahaan sejak awal berdiri. Selain itu, seafood yang diolah Nic’s Food memiliki kualitas premium dan sudah terbukti mampu bersaing di pasar internasional.
Sebagai tanda syukur atas peluncuran logo dan strategi baru ini, PT Red Ribbon Indonesia yang memulai usahanya di Medan lebih dari 45 tahun yang lalu dan memulai operasinya pada tahun 1992 di Jakarta ini turut melakukan kegiatan sosial berupa pemberian donasi berupa uang tunai kepada beberapa yayasan panti asuhan, seperti Panti Asuhan Mizan Amanah Rawa Badak, Yayasan Cikal Cendekia Salsabila, Yayasan Darul Ikhlas, dan Yayasan Bina Sosial.
“Kami melakukan kegiatan sosial ini menjadi wujud komitmen perusahaan untuk terus membawa manfaat bagi masyarakat luas terutama anak-anak yatim dan keluarga tidak mampu sehingga doa mereka menjadi keberkatan perusahaan dan karyawan,” pungkas Darmadi.



