28.3 C
Jakarta
Monday, November 2, 2026

Durava Liga Anak Indonesia 2025 Resmi Dibuka: 96 Tim dan 1.395 Peserta Ramaikan Ajang Pembibitan Bakat Muda Sepakbola

Must read

Aufa Pradana
Aufa Pradanahttp://igmastudio.com
Reporter dan Sarjana Hubungan Internasional UNWAHAS
Dengarkan berita ini

Jakarta, 1 Juli 2025 — Semangat pembinaan olahraga usia dini kembali menggema di lapangan hijau. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) bersama Inaspro (Indonesia Sport Promotor) resmi membuka Durava Liga Anak Indonesia 2025 pada Selasa, 1 Juli 2025, yang diselenggarakan di Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan.
Ajang ini menjadi kompetisi nasional bagi anak-anak usia dini dari akademi dan Sekolah Sepak Bola (SSB) seluruh Indonesia, khususnya untuk kategori usia 8, 10, 11, dan 12 tahun.
96 Tim dan 1.395 Anak Berpartisipasi: Bukti Semangat Grassroots Sepakbola
Durava Liga Anak Indonesia 2025 memasuki penyelenggaraan edisi keduanya, setelah pertama kali diadakan pada tahun 2024. Tahun ini, sebanyak 96 tim dari berbagai provinsi di Indonesia ambil bagian, dengan total 1.395 peserta dari rentang usia 8 hingga 12 tahun.
Angka ini mencerminkan tingginya antusiasme anak-anak Indonesia dalam menekuni olahraga sepakbola, sekaligus menjadi bukti bahwa sepakbola tetap menjadi olahraga paling digemari oleh masyarakat Indonesia lintas generasi.

Komitmen Jangka Panjang: Pembinaan Talenta Muda untuk Prestasi Sepakbola Nasional
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat, menekankan pentingnya ajang ini sebagai fondasi pencapaian jangka panjang sepakbola nasional.
“Ajang seperti ini harus benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para peserta dan akademi sepakbola untuk menciptakan bibit-bibit unggul masa depan. Ini adalah bagian dari proses panjang menuju target besar kita: membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia,” jelas Taufik.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh stakeholder untuk tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim.
Dukungan Penuh LPDUK dan Inaspro
Turut hadir dalam acara pembukaan, Direktur Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK), Ferry Yuniarto Kono, yang menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme peserta dan kerja keras para pelatih serta pengelola akademi.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh peserta SSB yang hadir hari ini. Dari kualifikasi regional, kini ada 92 tim yang bermain di tingkat nasional. Harapannya dari ajang ini muncul talenta-talenta baru yang akan membawa harum nama Indonesia di masa depan,” ujar Ferry.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah melalui LPDUK dan Inaspro berkomitmen untuk terus menyelenggarakan ajang serupa secara berkala. Bahkan, ke depan, perhelatan ini direncanakan tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga di kota-kota lain seperti Yogyakarta, yang dianggap sudah memiliki infrastruktur olahraga yang memadai.
Lebih dari Kompetisi, Ini Adalah Gerakan Nasional Pembinaan Usia Dini
Durava Liga Anak Indonesia 2025 bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah gerakan nasional pembinaan sepakbola usia dini yang melibatkan banyak elemen — mulai dari pemerintah, pelatih, akademi, orang tua, hingga komunitas lokal.
Ajang ini menjadi titik temu antara potensi anak-anak Indonesia dengan mimpi besar sepakbola nasional. Di lapangan ini, semangat berkompetisi berpadu dengan harapan: melahirkan generasi emas sepakbola Indonesia yang bisa bersaing di level dunia.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article