28.3 C
Jakarta
Monday, November 2, 2026

Kemenpora Gelar Seleksi Nasional untuk Tiga Cabor: Fokus Selamatkan Masa Depan Atlet dan Persiapan SEA Games 2025

Must read

Aufa Pradana
Aufa Pradanahttp://igmastudio.com
Reporter dan Sarjana Hubungan Internasional UNWAHAS
Dengarkan berita ini

Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) resmi mengumumkan pelaksanaan Seleksi Nasional (Seleknas) untuk tiga cabang olahraga (cabor), yakni tenis meja, sepak takraw, dan tinju. Seleksi ini akan menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025 di Thailand, sekaligus menjadi langkah strategis untuk menyelamatkan masa depan para atlet yang terancam akibat dinamika internal di masing-masing federasi olahraga.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dalam konferensi pers di Media Center Kemenpora, Jakarta. Menpora didampingi Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, serta Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono.

“Seleknas ini kami gelar sebagai bentuk kepedulian negara terhadap nasib atlet. Kami tidak ingin mereka menjadi korban akibat konflik atau hambatan di internal federasi,” tegas Dito dalam keterangannya.

Seleksi Terbuka untuk Semua Atlet

Seleknas ini akan dibuka secara terbuka, tanpa membedakan asal-usul atlet dari sisi keanggotaan federasi maupun versi kepengurusan. Kemenpora menegaskan bahwa yang menjadi fokus adalah kualitas dan potensi prestasi atlet yang bersangkutan, bukan afiliasi organisasi.

“Seleksi ini terbuka bagi semua atlet nasional dari ketiga cabang olahraga tersebut. Kami tidak memandang asal federasinya. Yang kami cari adalah atlet terbaik yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujar Dito.

Respon terhadap Situasi Darurat dalam Dunia Olahraga

Langkah ini diambil Kemenpora menyusul berbagai persoalan yang melanda federasi beberapa cabor, seperti konflik internal, dualisme kepengurusan, hingga stagnasi pembinaan. Kondisi tersebut berisiko tinggi mengorbankan masa depan atlet yang telah lama berlatih dan mempersiapkan diri untuk event internasional.

“Kita tidak ingin karena masalah administrasi atau konflik kepengurusan, atlet yang sudah disiplin berlatih akhirnya tidak punya kesempatan tampil di SEA Games. Ini saatnya negara hadir untuk melindungi mereka,” lanjut Dito.

Teknis Seleksi dan Mekanisme Pertandingan

Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono, menjelaskan bahwa pendaftaran dan pelaksanaan seleknas akan dipusatkan di GBK Arena Lantai 4, Jakarta. Seleksi akan menggunakan sistem pertandingan round robin, yaitu sistem kompetisi penuh di mana seluruh atlet akan saling berhadapan, guna menjamin penilaian yang adil dan menyeluruh.

“Kami juga akan melibatkan jaringan mantan atlet, pelatih, dan akademisi olahraga dalam proses penjaringan dan seleksi. Mereka yang paling tahu siapa yang layak dibina dan diberi kesempatan,” jelas Surono.

SEA Games 2025 Jadi Target Utama

SEA Games 2025 di Thailand, yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025, menjadi fokus utama dari seleksi ini. Atlet-atlet terpilih akan mendapatkan pembinaan langsung dari Kemenpora sebagai bagian dari tim nasional menuju pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

“Harapan kami, melalui seleksi ini, kita dapat menemukan talenta-talenta baru dari berbagai daerah yang siap membawa prestasi bagi Indonesia,” pungkas Dito.

Distribusi Informasi dan Harapan Kemenpora

Menpora juga mengimbau agar informasi terkait seleksi ini disebarluaskan hingga ke tingkat komunitas, klub, sekolah olahraga, dan pemerintah daerah. Ia berharap seleknas ini menjadi momentum bangkitnya semangat pembinaan olahraga nasional yang lebih inklusif dan meritokratis.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article