igmagazine.id – MLM Timur Tengah Mulai Merambah Indonesia. Industri bisnis MLM sekarang tidak pernah mati. Semakin hari semakin terus berkembang. Inovasi dalam sistem marketing plan mau inovasi produk terus di lakukan.
Tidak hanya itu, expansi antar negara juga terus terjadi di dalam industri bisnis multi level marketing ini.
Kita mengenal ada banyak perusahaan MLM dari luar negeri yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan tersebut datang dari berbagai negara di dunia.
Ada semacam tren dalam perkembangan bisnis MLM tersebut termasuk dari negara asalnya. Coba kita perhatikan ya.
MLM dari negara lain di Indonesia
MLM dari Amerika
Di era tahun 1990-an perusahaan MLM dari negara lain yang mulai masuki ke Indonesia adalah dari Amerika. Di awali dengan kedatangan perusahaan yang ber nama Amway sekitar tahun 1992 tepatnya di bulan Juli.
Sekilas mengenai Amway
Amway didirikan pada tahun 1959 oleh Rich DeVos dan Jay Van Andel di Ada, Michigan, Amerika Serikat. Rich DeVos dan Jay Van Andel sudah bekerjasama merintis usaha sejak mereka masih remaja.
Kendati berbagai usaha yang mereka lakukan sebelumnya telah meraih sukses, tetapi pengalaman yang paling berarti bagi mereka adalah saat memasarkan makanan tambahan Nutrilite dengan model pemasaran dari orang ke orang.
Rich dan Jay mendirikan Amway pada tahun 1959 dengan memadukan pendekatan penjualan langsung dengan produk pertama berupa pembersih cair organik serbaguna dan menawarkan peluang untuk menjadi distributor mandiri kepada rekan-rekan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Saat ini ada banyak perusahaan MLM Amerika yang memiliki kantor perwakilan di Indonesia. Selain Amway ada Herbalife, Usana, FKC, Nu Skin, JAFRA, dan lain-lain.
MLM dari China dan Malaysia
Bagi Anda yang berada di Industri bisnis MLM, pasti sudah mengenal Tiens atau Tianshi, K-Link, Green World Global, Perfect, dan lain-lain (pernah cukup banyak dan saya lupa nama-namanya :)).
MLM dari China pernah merajai industri bisnis MLM di tanah air. Lewat perusahaan Tianshi yang sangat bomming di era tahun 2000-an.
Sekilah Tianshi (Tiens Group)
Tiens Group didirikan pada tahun 1995 oleh Li Jinyuan. Tiens memasuki pasar internasional pada tahun 1997. Penawaran produk awal perusahaan meliputi obat tradisional Tionghoa, tablet kalsium, dan kopi instan. Pada tahun 2008, mereka melaporkan memiliki 12 juta distributor MLM di seluruh dunia. termasuk di Indonesia sekitar 3 juta distributor.
Bahkan portal Antara memberitakan bahwa omzet Tianshi Indonesia menduduki peringkat ke-dua dari omzet keseluruhan Tianshi.
Di era ini kita mengenal support sistem LNI yang di gawangi oleh Trisulo, Unicore oleh Louis Tendean yang begitu menggebrak dunia per-MLM-an di tanah air. Sampai sampai mereka memiliki acara tetap di Televisi Nasioal kala itu.
K-Link
Di Era yang sama, juga muncul sebuah perusahaan MLM yang begitu pesat perkembangannya di tanah air kala itu. Perusahaan itu adalah K-Link yang berasal dari Malaysia. Dengan K-system-nya (support system) perusahaan K-Link melesat bak meteor di jagat dunia persilatan MLM.
Sisa kebesaran K-Link dapat kita lihat adalah gedung K-Link Tower di bilangan Gatot Subroto di Jakarta. Dengan total luas gedung 26,500 sqm, K–Link Tower memiliki 25 lantai, dengan gedung podium 7 lantai di depannya. Untuk menunjang aktivitas karyawan, K–Link Tower dilengkapi 5 lift dan 1 lift dengan area parkir sangat luas, yaitu 337 lots, dilengkapi sistem keamanan 24 jam.
Era 2000-an – 2010-an miliknya Tianshi dan K-Link.
MLM Timur Tengah Mulai Merambah Indonesia
Rupanya sekarang akan terjadi perubahaan kiblat MLM. Sejak beberapa tahun terakhir ini MLM yang berasal dari Timur Tengah mulai masuk ke Indonesia.
Di awali perusahaan MyWay dari Mesir, kemudian kita perkenalkan dengan perusahaan yang berasal dari negara Paman Erdogan – Turki yaitu One More International dan ada lagi yang baru masuk yaitu Doctorem.
One More International misalnya membawa inovasi produk Sistem terapi transdermal (TTS) adalah metode di mana zat aktif pada strip untuk diterapkan secara lokal pada kulit dilepaskan secara terkontrol dan dikirim ke sirkulasi darah sistemik melalui kulit.
Perusahaan ini mulai mengalami perkembangan di Indonesia yang di tandai dengan di bukanya kantor perwakilan di sekitaran Kelapa Gading.
Jadi era 2020-an kelihatannya adalah era MLM dari Timur Tengah One More International
Penutup
Bagaimana dengan MLM lokal atau MLM Indonesia? apakah bisa jaya seperti eranya CNI? semoga saja MLM lokal bisa besar di negerinya sendiri, bahkan kalau bisa, MLM Indonesia besar di luar negeri. Itu akan mendatangkan devisa yang luar biasa untuk negara.
Demikian artikel kita kali ini tentang MLM Timur Tengah Mulai Merambah Indonesia. Semoga bermanfaat.
Baca artikel kami yang lain :Â Sejarah Bisnis MLM di Indonesia



