YOGYAKARTA , igmagazine.id – PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program prioritas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, khususnya di bidang pendidikan. Melalui program unggulan “Innovation Challenge of Excellence 2.0” (I-CON 2.0), ILCS menggarisbawahi perannya dalam mencetak generasi emas Indonesia 2045 yang kompeten dan berdaya saing global.
Menggandeng Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, gelaran I-CON 2.0 dirancang untuk menjadi wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi di bidang Teknologi Informasi, khususnya yang relevan dengan industri kepelabuhanan dan logistik nasional. Kompetisi ini juga memperkuat semangat transformasi digital Pelindo untuk menjadi pemimpin ekosistem maritim terintegrasi kelas dunia.
Setelah sukses pada pelaksanaan perdana di tahun 2022 di Jakarta, I-CON 2.0 hadir dengan cakupan yang lebih luas, melibatkan lebih dari 200 mahasiswa dari berbagai jurusan yang antusias untuk unjuk kemampuan. Program ini tidak hanya fokus pada pencarian talenta terbaik, tetapi juga bertujuan:
- Mendorong Mahasiswa Melahirkan Inovasi:
Mahasiswa didorong untuk menciptakan solusi berkelanjutan di sektor logistik dan kepelabuhanan melalui pendekatan berbasis digitalisasi. - Meningkatkan Wawasan dan Kemampuan Teknis:
Selain kompetisi, ILCS juga memberikan pembekalan berupa wawasan, ilmu pengetahuan, dan pengalaman di bidang Teknologi Informasi untuk memotivasi peserta menjadi pemimpin masa depan yang berkualitas. - Mewujudkan Ekosistem Digital Maritim Indonesia:
ILCS memandang generasi muda sebagai kunci transformasi layanan maritim berbasis teknologi, menjadikan program ini bagian integral dari visi Pelindo dalam menciptakan ekosistem digital maritim yang unggul.
Sinergi Kampus dan Industri untuk Perubahan Nyata
Kolaborasi antara ILCS dan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta menjadi bukti nyata bagaimana dunia pendidikan dan industri dapat bersinergi untuk menghasilkan talenta siap pakai. Momentum ini tidak hanya menciptakan kompetisi, tetapi juga ruang diskusi untuk menggali ide-ide segar yang relevan dengan kebutuhan industri maritim.
Direktur Utama ILCS, Natal Iman Ginting, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membangun masa depan Indonesia.
“I-CON 2.0 adalah wujud nyata komitmen kami untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pengembangan talenta digital. Kami percaya bahwa generasi muda merupakan aset penting yang akan membawa inovasi dan kemajuan teknologi Indonesia,” ungkapnya dalam sambutannya pada Senin (30/12/2024).
Sebagai bentuk apresiasi, pemenang I-CON 2.0 diberikan kesempatan eksklusif untuk bergabung dalam program Internship di Digital Maritim Development Center (DMDC) Yogyakarta, yang resmi diluncurkan pada 30 Desember 2024. Langkah ini memungkinkan talenta muda untuk terlibat langsung dalam pengembangan solusi digital di industri maritim, sekaligus memperkuat peran ILCS dalam membangun kapasitas digital bangsa.
Program TJSL ILCS mengadopsi konsep Creating Shared Value (CSV), yang tidak hanya berfokus pada dampak positif bagi masyarakat tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi perusahaan. Dengan mendorong inovasi teknologi melalui program seperti I-CON 2.0, ILCS membangun hubungan yang saling menguntungkan antara industri, pendidikan, dan masyarakat luas.
Semangat yang ditunjukkan mahasiswa dalam menciptakan inovasi baru di bidang digitalisasi pelabuhan menjadi harapan besar untuk masa depan ekosistem maritim Indonesia. I-CON 2.0 bukan hanya kompetisi, tetapi sebuah perjalanan yang memotivasi generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi negeri.
ILCS percaya bahwa dengan investasi pada generasi muda, Indonesia tidak hanya mampu bersaing di tingkat global, tetapi juga menjadi pemimpin di era digitalisasi maritim dunia.



