28.3 C
Jakarta
Monday, November 2, 2026

High School Basketball Championship 2025 Bergulir Akhir April, Tim Juara akan Wakilkan Indonesia di Kejuaraan Asia di Singapura

Must read

Aufa Pradana
Aufa Pradanahttp://igmastudio.com
Reporter dan Sarjana Hubungan Internasional UNWAHAS
Dengarkan berita ini

Kejuaraan basket antar tim SMA, High School Basketball Championship 2025 siap bergulir di lapangan Basket UPH Karawaci, Tangerang, 21-26 April 2025.

Kejuaraan tersebut diikuti sebanyak delapan tim putra dan empat tim putri.

Nantinya, juara dari tim putra dan putri akan mewakili Indonesia pada NBA Rising Stars Invitational 2025 yang bergulir di Singapura pada 25-29 Juni 2025.

“Turnamen ini digelar berkenaan dengan salah satu program kompetisi Sekolah Menengah Atas (SMA) NBA Asia Pacific di Singapura dimana juara kompetisi akan menjadi tim perwakilan SMA Indonesia,” ujar Murni Setionegoro, perwakilan Panitia Penyelenggara High School Basketball Championship 2025 dalam konferensi pers di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (17/4/2025).

“Ini event pertama NBA Rising Stars Invitational. Kita Indonesia diundang untuk ikut serta. Khusus untuk adik-adik yang terpilih ini seharusnya menjadi suatu kebanggaan,” sambungnya.

Peserta High School Basketball Championship 2025 merupakan tim yang diundang oleh panitia karena mepetnya waktu persiapan dimana NBA mengumumkan event di Singapura pada Februari lalu.

Para peserta High School Basketball Championship 2025 berasal dari tim-tim juara dan runner-up di DBL.

Karena waktu singkat kita invitasi sifatnya. Kita invite semua finalis DBL yang memang sudah berjalan lama. Semua juara 1 dan 2 DBL kita undang untuk area Jawa. Ada beberapa kendala dari beberapa sekolah sehingga mereka yang minta mundur. Ada karena cedera, ada pemain dipanggil timnas. Event kita memang bentrok dengan event lain kaya TC timnas putri,” terang Murni.

Sementara itu, Bimo Hernindtyo perwakilan dari tim ⁠SMA PPOP Jakarta menilai persaingan pada ajang ini akan sangat ketat.

Meskipun demikian ia dan rekan-rekannya sudah sangat siap dan berharap bisa keluar sebagai juara.

“Persaingan pasti berat ya karena tim-tim yang ikut merupakan para finalis DBL. Persiapan kita harus matang tidak boleh grogi saat main. Lawan terberat kami mungkin SMA Jubile yang sudah tiga tahun masuk final,” ujar Bimo Hernindtyo.

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article