28.3 C
Jakarta
Monday, November 2, 2026

Catat Rekor Baru Perolehan Medali Terbanyak Sepanjang Sejarah! Atlet Paralimpik Indonesia Disambut Meriah Oleh Rakyat

Must read

Aufa Pradana
Aufa Pradanahttp://igmastudio.com
Reporter dan Sarjana Hubungan Internasional UNWAHAS
Dengarkan berita ini

 

Igmagazine – Atlet Paralimpiade Indonesia Yang telah berjuang di gelaran Paralimpiade Paris 2024 disambut hangat oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo. Pencapaian prestasi Kontingen Indonesia dalam Paralimpiade 2024 Paris yang baru usai bakal menjadi bahan evaluasi Kemenpora RI, khususnya dalam memetakan potensi para atlet penyandang difabel dalam ajang-ajang Paralimpiade.

 

Penegasan Menpora Dito disampaikan saat menjawab pertanyaan media perihal bagaimana pengembangan cabang-cabang olahraga (cabor) yang masuk ke ranah Paralimpiade, saat menjemput kedatangan Kontingen Paralimpiade Indonesia di VVIP Terminal 3 Bandara Udara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Selasa (10/9/2024). 

 

 

“Pastinya kita akan melakukan identifikasi bersama tim pakar Kemenpora dan NPC. Kita menjadi saksi pembuktian prestasi, dalam hal ini, atlet boccia Indonesia yang baru pertama kali tampil di Paralimpiade saja ternyata sudah bisa menghasilkan medali,” ungkap Menpora Dito.

 

Potensi-potensi seperti itulah yang menurut Dito bakal diidentifikasi lebih lanjut. Khususnya dalam roadmap ajang-ajang paralimpiade dari 2024 ini sampai 2028 mendatang.  

 

“Ke depan kita akan ada Asean Para Games dan Asian Para Games menuju Paralimpiade 2028. Dari road map ini, kita akan petakan kira-kira apa saja cabang olahraga yang harus kita kuatkan,” tandas Menpora Dito.

Menpora Dito menyebutkan identifikasi potensi cabor-cabor akan dimaksimalkan dengan pembinaan di Training Center (TC) Karanganyar. Sehingga bukan lagi hal yang mustahil ke depan prestasi Paralimpiade Indonesia akan lebih besar dan semakin masif lagi dicetak putra-putri Indonesia. 

 

“Ini juga akan menjadi sebuah pemberian kesempatan ke seluruh kawan-kawan yang merasa memiliki keterbatasan, bahwa mengukir sejarah dan membanggakan negara bisa bersama Paralimpiade,” ucap Menpora Dito.

 

Sementara itu Chef de Mission (CdM) Kontingen Paralimpiade Indonesia Prof Reda Manthovani mengatakan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga Paralimpiade. 

 

Hal ini merujuk pada data jumlah penyandang difabel di Tanah Air yang mencapai 20 juta jiwa. 

 

“Tentunya itu bisa menjadi bibit-bibit yang potensi dan juga bisa menaikkan semangatnya teman-teman disabilitas,” kata CdM Reda yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intelijen).

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article