28.3 C
Jakarta
Monday, November 2, 2026

Rilis Singel “Menduakan”, Ageng Kiwi Tampil dengan Warna Musik yang Beda

Must read

igmagazine
igmagazinehttps://www.igmagazine.id
Igmagazine adalah majalah online yang menyajikan berita tentang bisnis, hiburan dan gaya hidup. Untuk kerjasama hubungi 082130302233
Dengarkan berita ini

igmagazine.id – Nama Ageng Kiwi seolah tak ada habis diberitakan. Meski usianya sudah tak lagi muda, energi berkaryanya justru seperti tak mengenal kata lelah. Pada 15 September 2025 lalu, ia resmi merilis single terbaru berjudul “Menduakan”. Yang menarik, lagu ini menghadirkan warna musik yang cukup mengejutkan dari seorang Ageng Kiwi.

Bayangkan saja, di bulan yang sama, Ageng Kiwi juga sibuk menggarap single perdana penyanyi muda Valdi Mulya “Daripada-Daripada” produksi AKPro, sekaligus masih harus wara-wiri mempromosikan film “Menjelang Magrib 2” yang kini tayang serentak di berbagai bioskop nusantara. Tidak heran, sahabat-sahabatnya menjuluki Ageng Kiwi sebagai sosok yang “nggak ada matinya” dalam urusan berkarya.

“Saya kan orang seni, DNA saya DNA seni. Jadi berkarya itu hidup saya. Selama masih dikasih kesempatan, saya akan gunakan sebaik mungkin,” ungkap Ageng Kiwi saat ditemui di Grand Kota Bintang, Bekasi, usai acara nonton bareng “Menjelang Magrib 2” bersama komunitas ibu-ibu dari Wisma Kenanga, Jatiwarna, Pondok Melati, pada Rabu (17/09/2025).

IMG-20250918-WA0021

Singel “Menduakan” sendiri terasa begitu berbeda. Jika biasanya Ageng Kiwi lebih dikenal lewat nuansa pop dangdut, kali ini ia hadir dengan warna nge-pop yang dipadu sedikit sentuhan R&B/Soul. Kesan romantis nan sensual kian terasa dengan alunan saxophone yang mengiringi.

Seperti judulnya, lagu ini bercerita tentang perasaan hancur karena dikhianati, cinta yang dilukai karena harus “menduakan.” Ageng Kiwi membawakannya dengan penuh penghayatan—seakan ia benar-benar sedang menuturkan luka hati seseorang yang tersisa.

Tak kalah menarik, proses pembuatan video klipnya pun digarap di kawasan wisata Dieng, Wonosobo, tepatnya di Kawah Sikidang yang terkenal eksotis.

“Selain memang lokasinya indah sekali, saya juga ingin memperkenalkan pariwisata nusantara kepada dunia, khususnya Dieng ini. Keindahan spot wisata Indonesia tidak kalah dengan luar negeri, jangan sampai kita sendiri tidak tahu,” ujarnya sekaligus berpromosi.

Di tengah derasnya arus musisi muda yang terus bermunculan dan gempuran teknologi digital yang kian masif, Ageng Kiwi membuktikan dirinya masih bisa eksis. Ia mungkin satu dari sedikit penyanyi senior yang tetap produktif, bahkan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Apa sebenarnya rahasia stamina kreatifnya? Bagaimana ia menjaga semangat berkarya di tengah jadwal yang begitu padat? Pertanyaan ini tentu masih menjadi misteri. Mungkin, suatu hari nanti kita bisa menodongnya untuk membuka rahasia itu.

Untuk sekarang, biarlah kita nikmati dulu suguhan segar “Menduakan”—sebuah karya yang sekaligus menandai perjalanan panjang seorang Ageng Kiwi yang tak pernah berhenti menyalakan api seni.

Yuk. kita dengerin lagu barunya di sini https://www.youtube.com/watch?v=S9Rtc7Fkx7Y&list=RDS9Rtc7Fkx7Y&start_radio=1

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article